Renungan Minggu (15 Mei 2011)

PENGHARAPAN DI TENGAH KESULITAN

Bacaan Alkitab : Yesaya 54 : 1 – 6

Di tengah cuaca mendung dan gelap seorang anak penjaja koran tetap bersemangat. Dengan suara lantang ia menyebutkan berita terhangat pada hari itu dengan maksud ada orang yang tertarik membeli koran. Kemudian seorang bapak menghampirinya dan membeli korannya sambil berkata, “Kasihan ya dik, cuaca mendung, gelap, dan hujan seperti ini membuat orang malas keluar rumah untuk membeli koranmu.” Anak ini membalas demikian : “ Wah Om saya sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini. Lihat saja sebentar lagi hujan akan berhenti, matahari bersinar, dan orang-orang akan keluar membeli koranku.” Ucapan anak ini memperlihatkan bahwa dia tidak takut dengan kondisi yang ada. Walau cuaca buruk, ia tetap bersemangat dan memiliki pengharapan bahwa sebentar lagi matahari akan bersinar.

Umat Allah mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan selama berada di pembuangan. Keberadaan mereka di pembuangan merupakan aib yang sangat memalukan akibat dari ulah mereka sebagai umat Allah. Di tengah penderitaan dan rasa malu tersebut, mereka nyaris kehilangan pengharapan dan tidak tahu kapan dapat keluar dari kesulitan tersebut. Dalam kondisi seperti itu Allah memberikan semangat dengan menjanjikan  keadaan baru yang akan mendatangkan berkat dan sukacita. Yesaya mengingatkan mereka supaya jangan takut sebab keadaan mereka yang memalukan itu tidak akan berlanjut selamanya. Tepat pada waktunya, hukuman Allah akan berakhir dan berubah menjadi keselamatan. Disitulah mereka akan mengalami belas kasihan Allah yang membebaskan mereka dari pembuangan. Mereka tidak lagi merasa malu, keturunan mereka akan terus berkembang dan diterima bangsa-bangsa.

Perjalanan hidup kita tidak terlepas dari berbagai kesulitan yang datang silih berganti. Namun, sesulit atau segelap apapun hidup ini, pengharapan kepada Kristus harus tetap hidup dalam keyakinan setiap orang percaya karena yang dapat menguatkan dan menyelamatkan kita hanya kristus. Berharaplah pada Kristus karena pengharapan kepada-Nya tidak mengecewakan.

*) Pdt. Drs. Rudy I. Ririhena, M.Si

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s