Renungan Malam (11 Mei 2011)

HAMBA ALLAH BUKAN HAMBA DOSA

Roma 6 : 20-23

Dalam pelayanan kesbuah lembaga pemasyarakatan sempat beberapa kali saya bercakap-cakap dengan beberapa narapidana dan satu diantaranya adalah seorang yang mendapat vonis hukuman mati. Yang luar biasa ternyata ia tidak takut menghadapi hukuman mati. Kenapa? Karena dia telah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Disaat ia mengenang perbuatan yang dilakukannya, Ia sangat malu dan menyesali dosa, “Saat itu saya belum terima Yesus, yang ada dalam pikiran saya saat itu saya sangat kecewa, sakit hati, sehingga muncul dalam pikiran, saya harus balas dendam! Setelah menerima Yesus ia tidak lagi terbelenggu dengan pikiran jahat yang membawanya menjadi narapidana, bahkan ia sangat bersukacita sehingga iapun melayani Tuhan di gereja yang ada di Lembaga Pemasyarakatan sampai akhir hidupnya.

Dari kisah hidup di atas, nampak bahwa ketika kita menjadi hamba dosa maka perbuatan kita akan jauh dari kebenaran Allah. Apakah kita akan merasakan berkat-Nya? Ternyata tidak! Jika perbuatan dosa itu sungguh jahat, tidak jarang seseorang akan mendaptkan hukuman mati. Tetapi jika kita menjadi hamba kebenaran, kita akan dimerdekakan dari dosa, diampuni dosanya, dikuduskan Allah untuk hidup dan melayani-Nya. Dan akhirnya kita dapat melihat dari cerita di atas kematian bukan lagi sesuatu yang harus ditakuti, tetapi suatu berkat untuk hidup berpindah dari dunia ini masuk dalam hidup yang kekal di sorga.

Dalam kaitan dengan lingkungan hidup di sekitar gedung gereja dan kehidupan kita, sudahkah kita menjadi “Hamba Kebenaran” dalam kepedulian kepada lingkungan hidup di sekitar kita atau hanya berdiam diri? Jika sudah berbuat lanjutkan! Jadilah hamba kebenaran dalam lingkungan hidup di sekitar kita. Jika kita hanya kebenaran dalam lingkungan hidup di sekitar kita. Jika kita hanya kebenaran dalam lingkungan hidup di sekitar kita. Jika kita hanya berdiam diri, seharusnya kita pun malu dan menyesal karena kita tidak berbuat apa-apa, yang artinya sama saja menjadi hamba dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s